Pukul 03.23 pagi. Suara alarm telah berdering 3 menit yang lalu. Namun suara air yang terus berjatuhan dari luar asrama membuat suara alarm sangat lemah. Mungkin jutaan tetes atau bahkan milyaran tetesan dari langit terus berjatuhan sejak ba'da isya, membuat udara semakin dingin dan tanah tak lagi mengeras kekeringan. Dan disaat ini pula, semakin enggan untuk membuka mata yang sedang tertutup menikmati bunga-bunga tidur. Setelah semalaman berusaha keras memahami bahasa Arab, hingga terlelap ditengah buku-buku yang berserakan ditempat tidur. Memang seperti inilah kehidupan setelah menjadi Mahasiswa. Kurang teratur dalam merapihkan buku, hehe. Meski setiap malam seperti ini terus. Sampai saat ini, hasilnya belum terlihat. Masih belum. "Beh... Beh! Bangun Beh, katanya mau ngasih tau rahasianya? Beh!!" "Uuuhh, kenape sih? Usil banget, orang lagi enak-enak mimpi Indah!" "Itu, Beh. Yang ane bilang.... " Meski terlihat sangat berat matanya, dan s...
Lelaki biasa; bukan ekspatriat.