(Sumber : Pinterest / wartabuitenzorg) Masyarakat Betawi sudah lama mengenal istilah Kongko (Kongkow). Istilah kongko biasa dipraktikan oleh masyarakat Betawi dalam bentuk berkumpul atau bercengkrama serius namun tetap santai. Hal demikian telah menjadi tradisi bagi orang Betawi. Di kalangan anak muda, istilah kongko mulai bergeser dengan istilah Nongkrong. Dikutip dari sejarahjakarta.com, ternyata kongko dalam KBBI berarti bercakap-cakap yang tidak ada artinya atau mengobrol. Sementara Abdul Chaer ( Kamus Dialek Melayu Jakarta ) Kongko merupakan kata serapan dialek Melayu Betawi yang berarti mengobrol tanpa ujung pangkal. Kongko berasal dari bahasa Tionghoa yang secara harfiah artinya bererita tentang segala hal yang terjadi di masa lampau. Sangat masuk akal karena erat kaitannya dengan kebiasaan keluarga dari masyarakat peranakan Tionghoa di Betawi. Konon mereka sering berkumpul satu sama lain di halaman rumah pada sore hari menceritakan masa lalu yang lebi...
Lelaki biasa; bukan ekspatriat.