Langsung ke konten utama

Catatan Pesma #4

Pukul 03.23 pagi. Suara alarm telah berdering 3 menit yang lalu. Namun suara air yang terus berjatuhan dari luar asrama membuat suara alarm sangat lemah. Mungkin jutaan tetes atau bahkan milyaran tetesan dari langit terus berjatuhan sejak ba'da isya, membuat udara semakin dingin dan tanah tak lagi mengeras kekeringan. Dan disaat ini pula, semakin enggan untuk membuka mata yang sedang tertutup menikmati bunga-bunga tidur.

Setelah semalaman berusaha keras memahami bahasa Arab, hingga terlelap ditengah buku-buku yang berserakan ditempat tidur. Memang seperti inilah kehidupan setelah menjadi Mahasiswa. Kurang teratur dalam merapihkan buku, hehe.

Meski setiap malam seperti ini terus. Sampai saat ini, hasilnya belum terlihat. Masih belum.


"Beh... Beh! Bangun Beh, katanya mau ngasih tau rahasianya? Beh!!"

"Uuuhh, kenape sih? Usil banget, orang lagi enak-enak mimpi Indah!"

"Itu, Beh. Yang ane bilang.... "

Meski terlihat sangat berat matanya, dan sesekali menggaruk-garuk kepalanya, ia tetap berusaha meresponku. Sungguh luar biasa, hehe.

"Bahasa Arab?" ia mencoba menebak.

"Nah iya Beh, ane kok sulit banget ya memahami bahasa Arab. Kenapa ya kira-kira?"

"Kenapa hayoooo? Hehehe" jawabnya sambil meledek.

"Eh, serius nih! Ane kok engga kayak ente bisa paham kalo dosen lagi nerangin? "

"Ane dua rius malah! Hihi"

"BEEEHHH!"

"Wehhh, oke oke. Selow ae kali, gausah melotot gitu. Biasa aje udah serem, ditambah lagi ente melotot Ki, makin syeremm!"

Sambil menaruh bukunya, ia mulai berbicara dan menjelaskan suatu hal tentang pertanyaanku tadi.

"Ki, ente pernah engga denger pernyataan kayak gini 'cita-cita lo tuh ketinggian'?"

"Hmm.. Oiya iya, pernah! Barusan, sekitar 3 detik yang lalu, hehe"

"Yaudah, GAJADI!"

"Yeh, lanjutlah... Pelis dong!!!"

"Situ sih yang mulai! Oke, jadi sebenernya kalo menurut ane cita-cita itu engga ada yang ketinggian, yang ada usaha kita yang kurang tinggi. Paham ga kira-kira sampe sini?"

"Hmm.. "

"Mungkin, sekarang ente sulit memahami bahasa Arab, Ki. Tapi kalo ente bercita-cita untuk bisa memahami bahasa tersebut apa itu salah? Nah, sekarang tinggal usaha entenya aje yang ditingkatin. Paham?"

"Iya iya, Beh. Ane rada paham nih setelah dapet pencerahan dari ente, hehe"

Tanpa menunggu waktu lama kemudian ia pun menutup matanya kembali dan melanjutkan menikmati bunga tidurnya yang mulai bersemi.

"Tapi, Beh. Kalo ane bercita-cita bisa liburan ke Andalusia gimana? Kira-kira bisa kesana engga ya?"

"Beh?"

***


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Exquisite Lightweight Recipe for Sus Dry Cheese Vs Sus Dry Chocolate Special

This Dry Sus Cake is indeed yummy, so it is loved by many children and adults. This dry sus cake is best made as a snack when relaxing with the family, besides this elegant, sus sus snack is also suitable as a special Eid cake . To create dry, elegant sus can snacks in a variety of ways, here is a recipe for creating the most delicious sus sus dry snacks . There are two elegant recipe snacks for those of you who like salty cheese cake. Try the dry cheese sus cake and chocolate dry sus cake for those of you who like chocolate.   1. Recipe Sus Dry Cheese Ingredients Sus Dry Cheese flour 125 gr (medium protein) egg 3 eggs baking powder 1 teaspoon water 250 ml margarine 50 gr butter 50 g grated cheese 180 gr salt 1/2 tsp How to make a special dry cheese cake cook water with butter, margarine and salt while stirring, stirring until it boils. Turn off the heat. Then enter the flour gradually while stirring until blended, Turn on the fire again, cook ...

Sharkiyah (Bagian 1 s/d selesai)

Gumpalan awan gelap terseret angin menuju ke arah barat. Burung-burung gereja pulang ke sarangnya lebih awal. Sinar matahari hampir hilang karena terselimuti gumpalan awan nan gelap yang sudah tidak mampu menahan beban kegelisahan di atasnya. Di kota urban, sebagian manusia terburu-buru karena khawatir menemukan hujan di tengah perjalanan mereka. Sudah terlanjur basah, hujan menjadi kambing hitam dari setiap kekesalan para manusia. Tidak hanya hujan saja, apa pun bisa menjadi kambing hitam di mata manusia itu sendiri, karena baru-baru ini aku dengar kabar dari manusia bahwasannya mereka pandai sekali menjadikan sesuatu sebagai kambing hitam. Apa benar begitu? Menurut aturan  alam . Saat ini adalah jam 5 sore waktu Indonesia sebelah barat. Sepertinya akan terjadi hujan yang deras. Seorang anak perempuan dan membawa kantung yang terbuat dari plastik bekas berharap ada seorang yang memberi dan terus memberi, seperi tidak ada harapan lagi kecuali mengharapkan pemberian. Ibu-ib...

Alles Komt Goed

Aku menatap awan-awan berkeliaran terseret embusan angin Di tepi pantai, deburan ombak memecah kecemburuan Nelayan mulai pergi melaut memburu kebahagiaan Belahan jiwa dan buah hati menunggu ceria di surga kecil miliknya Aku masih tetap memandangi awan-awan, sekarang aku sendirian Mereka tau, aku pasti cemburu Tidak bisa ikut bersamanya Di hari yang paling indah—untuknya Aku sebal, awan-awan itu mengira aku cemburu Perhatikanlah, aku  hanya sedang menikmati tersiksa oleh derasnya rindu "Alles komt goed" —November Hasil terjemah ke bahasa Belanda : Ik keek naar de wolken die in de wind dwaalden Op het strand breken de golven jaloezie Vissers begonnen te vissen op geluk Zielsverwanten en kinderen wachten gelukkig in zijn kleine paradijs Ik staarde nog steeds naar de wolken, nu was ik alleen Ze weten dat ik jaloers moet zijn Ik kan niet met hem meegaan Op de mooiste dag - voor haar Ik ergerde me, de wolken dachten dat ik jaloers was Kijk, ik vind het gewo...