Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Catatan Pesma #12

Selepas shalat jumat aku berkumpul dengan kawan-kawanku di pelataran Masjid, diketuai oleh teman sekelasku juga. Ia bertindak sebagai ketua pelaksana dalam kegiatan yang akan kami selenggarakan nanti, insya Allah. Masing-masing ketua seksi mulai memaparkan rencananya kepada si ketua. Kami menjadi saling mendengarkan satu sama lain. Dibarengi candaan khas mahasiswa , membuat suasana kurang begitu serius. Ya, inilah rapat yang sebenarnya! Aku pikir tidak beda jauh juga suasana rapat di gedung yang megah di parlemen sana, penuh candaan? Hehe Bukan suasana rapat yang ingin aku lontarkan sebetulnya. Tapi, sebuah perjalanan yang cukup membuat tenaga dan pikiranku dan Dimas terkuras hampir habis. Mengapa? Karena, setelah rapat usai, aku dan Dimas diutus untuk menemui percetakan yang ada di Jakarta, tepatnya percetakan yang paling murah demi kelancaran rencana kita bersama, sebagaimana hasil rapat tadi. Tidak butuh waktu lama. Aku dan Dimas langsung bersiap-siap ke asrama menyiapkan...

Sajak Pria Tua di Bangku Halte Sore Hari

I/VII Hari mengubah udara menjadi dingin Bulan begitu cepat berlalu, pasca tragedi itu Mencium aroma kopi hangat di meja teras beranda Janji-janji berhamburan keluar seperti biri-biri Pria tua itu duduk lesu di bangku halte sore hari II/VII Kamar mandi kering tak ada yang bermandi Dua pekan lebih, air mata selalu mendidih Jarak ibu kota menjadi dekat dicumbu arah Melihat sepatu 'besi' di jalan sabang setiap hari Si Nenek sabar menunggu belahan hati dan duduk di taman suropati III/VII Tukang roti menjemput padi : pagi, siang hingga malam hari Tubuh lemah dibalut minyak dilabeli kasturi Jalan aspal hitam selalu di injak-injak dengan amarah Warna tubuh dan matamu tiba-tiba menyapaku Hujan, tak berarti bagi sepasang hati yang ingin berlari IV/VII Gunung merapi lelah berkonsentrasi Pedagang bakpao menyapa sultan tanpa basa-basi Tumpahan air bunga mendarat di tempat darah para pujangga Lidah kelu tidak tau cara menyapa waktu Gelapnya hari tanda hujan menggi...