Langsung ke konten utama

Kongko dan Tradisi Masyarakat Betawi

 




(Sumber : Pinterest / wartabuitenzorg)

 

Masyarakat Betawi sudah lama mengenal istilah Kongko (Kongkow). Istilah kongko biasa dipraktikan oleh masyarakat Betawi dalam bentuk berkumpul atau bercengkrama serius namun tetap santai. Hal demikian telah menjadi tradisi bagi orang Betawi. Di kalangan anak muda, istilah kongko mulai bergeser dengan istilah Nongkrong.

 

Dikutip dari sejarahjakarta.com, ternyata kongko dalam KBBI berarti bercakap-cakap yang tidak ada artinya atau mengobrol. Sementara Abdul Chaer (Kamus Dialek Melayu Jakarta) Kongko merupakan kata serapan dialek Melayu Betawi yang berarti mengobrol tanpa ujung pangkal. Kongko berasal dari bahasa Tionghoa yang secara harfiah artinya bererita tentang segala hal yang terjadi di masa lampau.

 

Sangat masuk akal karena erat kaitannya dengan kebiasaan keluarga dari masyarakat peranakan Tionghoa di Betawi. Konon mereka sering berkumpul satu sama lain di halaman rumah pada sore hari menceritakan masa lalu yang lebih sering tentang leluhur mereka. Kongko menjadi sangat familiar di setiap kawasan pecinan seperti, Taman Sari, Glodok, Pasar Baru, Gunung Sahari dan di titik-titik yang lain (bolong.id : 2020).

 

Tidak hanya satu orang yang menyampaikan cerita, namun juga dari orang-orang yang ikut berkumpul sambil ditemani Kue Satu, Manisan Yanwo, terkadang Teh dan Kopi atau Ciu (sejenis arak). Selanjutnya kebiasaan ini menjadi tradisi setelah diadaptasi oleh masyarakat Betawi seperti duduk di bale depan rumah, kulinernya pun beragam seperti Roti Gambang, Kue Lopis, Ketan Urap, Kopi dan Teh yang tidak terlalu manis.

 

Seiring berjalannya waktu pembicaraan pun tidak hanya fokus pada masa lalu, kongko orang Betawi telah melebar pada isu-isu yang sedang terjadi. Lebih jauh sedikit dari kesan pembicaraan untuk mengisi waktu luang.

 

Disamping mengisi waktu luang, ternyata dari kongko itulah membuka pola pikir dan wawasan serta bisa mendapatkan informasi bagaimana memecahkan permasalahan hidup keluarga. Hal ini juga upaya orang Betawi untuk menjaga tali silaturahmi dan menjalin kekeluargaan. Tradisi kongko telah berdampak pada ketergantungan secara emosional antara masyarakat Betawi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Exquisite Lightweight Recipe for Sus Dry Cheese Vs Sus Dry Chocolate Special

This Dry Sus Cake is indeed yummy, so it is loved by many children and adults. This dry sus cake is best made as a snack when relaxing with the family, besides this elegant, sus sus snack is also suitable as a special Eid cake . To create dry, elegant sus can snacks in a variety of ways, here is a recipe for creating the most delicious sus sus dry snacks . There are two elegant recipe snacks for those of you who like salty cheese cake. Try the dry cheese sus cake and chocolate dry sus cake for those of you who like chocolate.   1. Recipe Sus Dry Cheese Ingredients Sus Dry Cheese flour 125 gr (medium protein) egg 3 eggs baking powder 1 teaspoon water 250 ml margarine 50 gr butter 50 g grated cheese 180 gr salt 1/2 tsp How to make a special dry cheese cake cook water with butter, margarine and salt while stirring, stirring until it boils. Turn off the heat. Then enter the flour gradually while stirring until blended, Turn on the fire again, cook ...

Sharkiyah (Bagian 1 s/d selesai)

Gumpalan awan gelap terseret angin menuju ke arah barat. Burung-burung gereja pulang ke sarangnya lebih awal. Sinar matahari hampir hilang karena terselimuti gumpalan awan nan gelap yang sudah tidak mampu menahan beban kegelisahan di atasnya. Di kota urban, sebagian manusia terburu-buru karena khawatir menemukan hujan di tengah perjalanan mereka. Sudah terlanjur basah, hujan menjadi kambing hitam dari setiap kekesalan para manusia. Tidak hanya hujan saja, apa pun bisa menjadi kambing hitam di mata manusia itu sendiri, karena baru-baru ini aku dengar kabar dari manusia bahwasannya mereka pandai sekali menjadikan sesuatu sebagai kambing hitam. Apa benar begitu? Menurut aturan  alam . Saat ini adalah jam 5 sore waktu Indonesia sebelah barat. Sepertinya akan terjadi hujan yang deras. Seorang anak perempuan dan membawa kantung yang terbuat dari plastik bekas berharap ada seorang yang memberi dan terus memberi, seperi tidak ada harapan lagi kecuali mengharapkan pemberian. Ibu-ib...

Alles Komt Goed

Aku menatap awan-awan berkeliaran terseret embusan angin Di tepi pantai, deburan ombak memecah kecemburuan Nelayan mulai pergi melaut memburu kebahagiaan Belahan jiwa dan buah hati menunggu ceria di surga kecil miliknya Aku masih tetap memandangi awan-awan, sekarang aku sendirian Mereka tau, aku pasti cemburu Tidak bisa ikut bersamanya Di hari yang paling indah—untuknya Aku sebal, awan-awan itu mengira aku cemburu Perhatikanlah, aku  hanya sedang menikmati tersiksa oleh derasnya rindu "Alles komt goed" —November Hasil terjemah ke bahasa Belanda : Ik keek naar de wolken die in de wind dwaalden Op het strand breken de golven jaloezie Vissers begonnen te vissen op geluk Zielsverwanten en kinderen wachten gelukkig in zijn kleine paradijs Ik staarde nog steeds naar de wolken, nu was ik alleen Ze weten dat ik jaloers moet zijn Ik kan niet met hem meegaan Op de mooiste dag - voor haar Ik ergerde me, de wolken dachten dat ik jaloers was Kijk, ik vind het gewo...