Tetesan air dari langit berjatuhan sangat deras. Kali ini, udara dingin lah yang mendominasi. Pukul 14.23 waktu di sebelah barat Nusantara seingat aku kala itu. Dari balik jendela lobby gedung yang tinggi, aku melihat untuk pertama kalinya seseorang datang. Berjalan cepat membelah hujan tanpa pakai mantel khusus musim penghujan. Tak perlu ditanyakan lagi basah di badannya. Dan tak membuat aku heran sesampainya ia ke tempat teduh langsung menggigil kedinginan.
*
"Bu! Besok abang mau berangkat ke asrama."
"Loh, engga jadi nanti sore?" Dengan heran wanita yang akrab di panggil dengan sebutan ibu itu menjawab pertanyaan anaknya.
"Engga jadi, Bu. Abang masih mau tidur di sini semalam lagi! Boleh kan Bu?"
"Ya tentu boleh dong! Asal kamu engga melanggar aturan saja" Ibunya penuh kekhawatiran.
"Nanti malam kan engga ada acara apa-apa di asrama, kuliah juga belum mulai."
"Ya sudah. Ibu engga ikut campur kalau nanti kamu ternyata dapat sanksi, harus tanggung jawab!"
"Hehehe. Siap, Bu!" Senyuman yang lebar dan khas itu....
*
Libur semester sudah berakhir. Hari ini mulai kuliah. Namun, jiwa ku masih saja ingin liburan. Meski, tidak liburan ke tampat wisata, aku tetap senang bisa berlibur di rumah; keluarga sumber kebahagiaan ku saat liburan.
Aku ingat. Hari ini tanggal 27 Januari, aku akan berangkat ke sekolah lama ku dahulu. Ya, SMA! Aku akan kesana, dengan pakaian rapi dan bersih, dengan sesuatu yang baru, yang akan aku beri kepada semua kawan lama ku sewaktu masih sekolah di SMA dulu. Karena hari ini adalah momen yang pas bagi kita semua untuk bertatap dan saling menyapa kabar satu sama lain. Aku sangat antusias.
Dan aku ingat juga. Hari ini adalah tanggal dimana aku mulai masuk kuliah perdana di semester baru. Wajib hukumnya untuk mengikuti kuliah umum yang rutin diadakan oleh kampus. Mengapa harus berbarengan dengan acara di sana? Aku ingin bertemu kawan ku, guru-guru, eskul sekolah, babeh, empok, pokonya semua yang berbau tentang masa SMA. Semuanya langsung terkubur begitu saja! Ketika aku ingat hal yang kedua kalinya. Aku harus masuk kuliah dan... Hallo teman-teman!
*
"Sudah lama menunggu ya? Maaf!" Dengan badan yang sudah basah seluruhnya.
"Engga juga."
*
"Bu! Besok abang mau berangkat ke asrama."
"Loh, engga jadi nanti sore?" Dengan heran wanita yang akrab di panggil dengan sebutan ibu itu menjawab pertanyaan anaknya.
"Engga jadi, Bu. Abang masih mau tidur di sini semalam lagi! Boleh kan Bu?"
"Ya tentu boleh dong! Asal kamu engga melanggar aturan saja" Ibunya penuh kekhawatiran.
"Nanti malam kan engga ada acara apa-apa di asrama, kuliah juga belum mulai."
"Ya sudah. Ibu engga ikut campur kalau nanti kamu ternyata dapat sanksi, harus tanggung jawab!"
"Hehehe. Siap, Bu!" Senyuman yang lebar dan khas itu....
*
Libur semester sudah berakhir. Hari ini mulai kuliah. Namun, jiwa ku masih saja ingin liburan. Meski, tidak liburan ke tampat wisata, aku tetap senang bisa berlibur di rumah; keluarga sumber kebahagiaan ku saat liburan.
Aku ingat. Hari ini tanggal 27 Januari, aku akan berangkat ke sekolah lama ku dahulu. Ya, SMA! Aku akan kesana, dengan pakaian rapi dan bersih, dengan sesuatu yang baru, yang akan aku beri kepada semua kawan lama ku sewaktu masih sekolah di SMA dulu. Karena hari ini adalah momen yang pas bagi kita semua untuk bertatap dan saling menyapa kabar satu sama lain. Aku sangat antusias.
Dan aku ingat juga. Hari ini adalah tanggal dimana aku mulai masuk kuliah perdana di semester baru. Wajib hukumnya untuk mengikuti kuliah umum yang rutin diadakan oleh kampus. Mengapa harus berbarengan dengan acara di sana? Aku ingin bertemu kawan ku, guru-guru, eskul sekolah, babeh, empok, pokonya semua yang berbau tentang masa SMA. Semuanya langsung terkubur begitu saja! Ketika aku ingat hal yang kedua kalinya. Aku harus masuk kuliah dan... Hallo teman-teman!
*
"Sudah lama menunggu ya? Maaf!" Dengan badan yang sudah basah seluruhnya.
"Engga juga."
Komentar
Posting Komentar