Bismillah
Segala puji dan syukur hanya tercurah kepada Allah. Tuhan yang menciptakan siang dan malam, pagi dan petang, langit dan bumi, panas dan dingin, gelap dan terang, dan juga Ia yang menciptakan kematian dan kehidupan. Begitu pula dalam penciptaan semua makhlukNya yang berpasang-pasangan. Yang telah mengutus seorang manusia untuk menjadi rahmat di alam dunia ini, dialah Muhammad yang kita selalu bersholawat kepadanya serta mengucapkan salam tanpa ada keraguan.
Malam ini menjadi saksi atas kuasa sang Khaliq, yang telah meniupkan ruh pada jasad manusia semenjak di dalam perut ibunya. Kemudian Dia berkehendak untuk menentukan takdir sebagaimana kelahiran anak manusia yang Dia juga telah tetapkan di dalamnya.
Rasa senang bercampur haru turut menyelimuti malamku kali ini. Di sebuah gedung yang kurang aku sukai, peralatan medis yang selalu sinis menyapaku, aroma khas di ruangan IGD yang memaksa hidungku untuk terus menghirupnya, atau seluruh ruangan di bangunan ini memang tidak pernah aku sukai. Aku ucapkan syukur Alhamdulillah, kakakku sukses melahirkan anak pertamanya.
Kini, setiap detiknya akan selalu ditemani oleh buah hatinya. Perempuan dengan berat 2,9 kilogram, telah siap tumbuh dan akan merasakan banyak pengalaman menarik di dunia yang sementara ini. Nanti, ia akan belajar mengeja huruf dan kata, membiasakan memanggil seorang lelaki hebat itu dengan sebutan 'ayah' atau kata lain yang subtansinya serupa, begitu pula dengan 'ibu'. Berlatih untuk berjalan, dan masih banyak hal lain yang mesti ia perjuangkan dengan bimbingan kedua orang tuanya. Akhirnya, aku siap menjadi pamannya.
Selamat datang, keponakanku!
Terima kasih ya Allah.
R. Madinah / 215 - RS. Annisa
Di Bekasi antara waktu Maghrib dan Isya, 19 Januari 2019.
Rasa senang bercampur haru turut menyelimuti malamku kali ini. Di sebuah gedung yang kurang aku sukai, peralatan medis yang selalu sinis menyapaku, aroma khas di ruangan IGD yang memaksa hidungku untuk terus menghirupnya, atau seluruh ruangan di bangunan ini memang tidak pernah aku sukai. Aku ucapkan syukur Alhamdulillah, kakakku sukses melahirkan anak pertamanya.
Kini, setiap detiknya akan selalu ditemani oleh buah hatinya. Perempuan dengan berat 2,9 kilogram, telah siap tumbuh dan akan merasakan banyak pengalaman menarik di dunia yang sementara ini. Nanti, ia akan belajar mengeja huruf dan kata, membiasakan memanggil seorang lelaki hebat itu dengan sebutan 'ayah' atau kata lain yang subtansinya serupa, begitu pula dengan 'ibu'. Berlatih untuk berjalan, dan masih banyak hal lain yang mesti ia perjuangkan dengan bimbingan kedua orang tuanya. Akhirnya, aku siap menjadi pamannya.
Selamat datang, keponakanku!
Terima kasih ya Allah.
R. Madinah / 215 - RS. Annisa
Di Bekasi antara waktu Maghrib dan Isya, 19 Januari 2019.

Komentar
Posting Komentar