Langsung ke konten utama

Catatan Pesma #11

Menjelang sore hari ini, aku sengaja meluangkan waktu beberapa menit sebelum asar. Hari ini, jadwal kuliah sangatlah padat, UTS di setiap mata kuliah. Namun, hal yang demikian membuat aku dan teman-temanku semakin menambah kenangan di dalam hidup kita masing-masing. Yap, benar sekali kenangan.

Sudah lama rasanya aku tidak menulis di papan ketik ini. Sekarang auranya seperti ada yang berbeda. Entah apa yang membuat hal ini begitu beda. [tertawa]

Aku hanya ingin bercerita tentang kejadian beberapa waktu yang lalu; seperti sakitnya kawanku Behar sehingga ia terpaksa harus pulang ke rumahnya dalam keadaan sakit, bahkan ia mengendarai sendiri motornya. Seharian aku memikirkan keadaan dirinya, sesekali ingin menelpon dia menggunakan telepon asrama, apakah dia sudah sampai ataukah belum? apakah ini yang dinamakan orang lain 'lebay'? Terserah, Behar adalah kawanku.

Atau tidak hadirnya diriku di acara penting Andika. Ia telah resmi menjadi anggota kepolisian sekarang. Aku ikut senang dan bangga, sekaligus sedih tidak bisa hadir ditengah kebahagiaan dirinya. Padahal sebelumnya ia sudah mengingatkanku untuk hadir di acara pelantikan tersebut. Maafkan aku Dik! Memang hari itu aku tidak bisa ijin, apalagi jadwal aku presentasi makalah. Sekali lagi maafkan aku. Biar bagaimanapun kamu tetap sahabatku, Polisi anya jabatan formal, suatu saat toh akan pensiun juga. Tapi tidak dengan sahabat, aku tidak pernah dengar ada yang namanya sahabat pensiun. [nyengir]

Membuka kembali email. Waktu kembali memutar pikiranku yang mulai kosong atas debu-debu nan usang. Satu persatu inbox aku buka. Aku perhatikan nama-nama siapa saja yang mengirimi pesan kepadaku. Alhasil, hanya pesan dari akun sosial media dan beberapa iklan beasiswa dan penulis yang update yang aku ikuti blognya. Memang tidak ada yang aneh, seperti biasanya. Ya, hanya kumpulan pesan tidak berarti dan membawa kehampaan. Kosong. Jenuh.

Jika kekosongan membuatku jenuh. Itu artinya aku tidak bisa melihat sesuatu dari sudut pandang lain. Aku berusaha untuk membuat sudut pandang lain, bukan kekosongan yang harusnya aku lihat. Tapi sudut pandang lain. Dengan kata lain, bukan hal yang menyedihkan yang harus kulihat melainkan sudut pandang lain yang bisa membuat kenangan indah itu kembali. 

*omong-omong berat badanku terus naik selama aku di asrama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Exquisite Lightweight Recipe for Sus Dry Cheese Vs Sus Dry Chocolate Special

This Dry Sus Cake is indeed yummy, so it is loved by many children and adults. This dry sus cake is best made as a snack when relaxing with the family, besides this elegant, sus sus snack is also suitable as a special Eid cake . To create dry, elegant sus can snacks in a variety of ways, here is a recipe for creating the most delicious sus sus dry snacks . There are two elegant recipe snacks for those of you who like salty cheese cake. Try the dry cheese sus cake and chocolate dry sus cake for those of you who like chocolate.   1. Recipe Sus Dry Cheese Ingredients Sus Dry Cheese flour 125 gr (medium protein) egg 3 eggs baking powder 1 teaspoon water 250 ml margarine 50 gr butter 50 g grated cheese 180 gr salt 1/2 tsp How to make a special dry cheese cake cook water with butter, margarine and salt while stirring, stirring until it boils. Turn off the heat. Then enter the flour gradually while stirring until blended, Turn on the fire again, cook ...

Sharkiyah (Bagian 1 s/d selesai)

Gumpalan awan gelap terseret angin menuju ke arah barat. Burung-burung gereja pulang ke sarangnya lebih awal. Sinar matahari hampir hilang karena terselimuti gumpalan awan nan gelap yang sudah tidak mampu menahan beban kegelisahan di atasnya. Di kota urban, sebagian manusia terburu-buru karena khawatir menemukan hujan di tengah perjalanan mereka. Sudah terlanjur basah, hujan menjadi kambing hitam dari setiap kekesalan para manusia. Tidak hanya hujan saja, apa pun bisa menjadi kambing hitam di mata manusia itu sendiri, karena baru-baru ini aku dengar kabar dari manusia bahwasannya mereka pandai sekali menjadikan sesuatu sebagai kambing hitam. Apa benar begitu? Menurut aturan  alam . Saat ini adalah jam 5 sore waktu Indonesia sebelah barat. Sepertinya akan terjadi hujan yang deras. Seorang anak perempuan dan membawa kantung yang terbuat dari plastik bekas berharap ada seorang yang memberi dan terus memberi, seperi tidak ada harapan lagi kecuali mengharapkan pemberian. Ibu-ib...

Alles Komt Goed

Aku menatap awan-awan berkeliaran terseret embusan angin Di tepi pantai, deburan ombak memecah kecemburuan Nelayan mulai pergi melaut memburu kebahagiaan Belahan jiwa dan buah hati menunggu ceria di surga kecil miliknya Aku masih tetap memandangi awan-awan, sekarang aku sendirian Mereka tau, aku pasti cemburu Tidak bisa ikut bersamanya Di hari yang paling indah—untuknya Aku sebal, awan-awan itu mengira aku cemburu Perhatikanlah, aku  hanya sedang menikmati tersiksa oleh derasnya rindu "Alles komt goed" —November Hasil terjemah ke bahasa Belanda : Ik keek naar de wolken die in de wind dwaalden Op het strand breken de golven jaloezie Vissers begonnen te vissen op geluk Zielsverwanten en kinderen wachten gelukkig in zijn kleine paradijs Ik staarde nog steeds naar de wolken, nu was ik alleen Ze weten dat ik jaloers moet zijn Ik kan niet met hem meegaan Op de mooiste dag - voor haar Ik ergerde me, de wolken dachten dat ik jaloers was Kijk, ik vind het gewo...