4 semester telah berlalu. Waktu memaksa untuk terus berputar sehingga diriku terbius oleh singkatnya hari demi hari yang telah kulewati. Selama 2 tahun pula aku telah tinggal di sebuah tempat yang kami sepakati bersama dengan sebutan asrama. Setelah melihat papan pengumuman di lobby kampus, bahwa diriku dinyatakan lulus dan bisa melanjutkan ke semester 5. Hati tidak henti-hentinya mengucap rasa syukur kepada Allah. Namun di sisi lain, hal ini juga sudah secara otomatis untuk semua mahasiswa yang lulus ke semester 5 harus meninggalkan asramanya. Artinya, kisah yang telah terjadi di asrama akan selalu dikenang oleh setiap penghuninya, termasuk aku. Entah kisah yang menyedihkan, menyebalkan, atau menyenangkan dalam hati akan siap dibungkus dalam setiap benak kita masing-masing. Sudah waktunya kita semua bergegas untuk tidak lagi tinggal di sebuah tempat yang telah habis masa berlakunya. Meski begitu, aku akan selalu berupaya untuk tidak melupakan kebaikan-kebaikan kalian; kawan-kawan semua yang terdiri dari ujung barat sampai timur Indonesia. Terima kasih, untuk semua kisah yang telah berhasil kita ukir bersama. Lain kali, aku akan menceritakan kisah kita tentang suatu hal di asrama dahulu, tempat sederhana yang menjadi saksi di setiap doa yang kita panjatkan bersama, tempat yang menjadi wadah bagi kita yang suka bercerita, tempat yang unik untuk kita yang berlainan suku namun menjunjung tinggi rasa persatuan. Aku tidak akan menulis panjang lebar di bagian ini, semoga kita semua tetap ada di lindungan Allah dan aku bisa tetap menulis apa yang terjadi nanti di semester selanjutnya. Selalu ada harap di saat menunggu waktu yang tepat, sampai jumpa asrama sejuta cerita!
Well, selamat datang semester 5.
Well, selamat datang semester 5.
Komentar
Posting Komentar