Langsung ke konten utama

Bekasi, Tanah Patriot!

(Sumber gambar: http://fitfuncreative.blogspot.co.id/2010/02/me-rebranding-kota-bekasi-sebagai-kota.html)



Siapa yang belum mengetahui nama kota Bekasi? Pernahkah kalian mengunjungi kota ini? Atau bahkan, adakah yang sekarang tinggal di kota ini?

Sangat disayangkan apabila kalian belum mengetahui kota ini, Karena, di kota ini banyak sekali peristiwa-peristiwa yang bersejarah pada saat memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dahulu, sehingga pada akhirnya berhasil mengusir para penjajah dan meraih kemerdekaan!

Terletak di provinsi Jawa Barat. Kota yang sekarang dijuluki 'Kota Patriot'. Bekasi disebut juga sebagai Kota Industri karena banyak perusahaan-perusahaan yang mendirikan pabriknya di kota ini. Bahkan, telah menjadi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Namun, dibalik berkembangnya kemajuan perindustrian di Bekasi, terdapat peristiwa bersejarah yang sangat kental dengan aksi Heroik dari para tokoh asli Bekasi dalam usaha memperjuangkan kemerdekaan Tanah Airnya yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sepanjang sejarah perjuangan kemerdekaan, Bekasi merupakan front terdepan para pejuang untuk menghalau pasukan Belanda dan Jepang (Penjajah) yang berada di Batavia dan mencoba untuk masuk kembali serta menguasai Jawa Barat. Perlawanan tentara pejuang di Bekasi dipelopori oleh para tokoh ulama mulai dari Masjid dan Pesantren. dengan "Spirit Jihad" para ulama saat itu menggerakkan pemuda dan santri untuk ikut berjuang. Tokoh-tokoh tersebut adalah KH. Noer Alie, H. Rijan di Kranji,  KH. Abdul Hamid dan lainnya. Berbagai pertempuran hebat terjadi di Bekasi.

Lahirnya RIS (Republik Indonesia Serikat) hasil kesepakatan KMB (Konferensi Meja Bundar) pada 27 Desember 1949 mendapat tentangan keras dari masyarakat Bekasi yang tetap menghendaki Bekasi bergabung dalam NKRI. Sebagai bentuk penolakan, para tokoh Bekasi yang dimotori KH. Noer Alie membentuk 'Panitia Amanat Rakyat Bekasi' dan dimobilisasi oleh rakyat di alun-alun Bekasi pada 17 Januari 1950. Mereka mengikrarkan diri keluar dari distrik federal Jakarta dan menolak Negara Pasundan, untuk selanjutnya bergabung dengan NKRI.

Gelombang tuntutan dari rakyat Bekasi dikabulkan oleh pemerintah RIS saat itu. Kabupaten Jatinegara berganti nama menjadi Kabupaten Bekasi dan pada 15 Agustus 1950, Kabupaten Bekasi dimasukkan kedalam wilayah administrasi Jawa Barat. Pada tahun 1997, Bekasi terbagi menjadi dua yakni Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi. (Menyusuri Bekasi Raya Jejak Reportase, Denny Bratha Affandi 2009)

Kawan, dari uraian yang sangat singkat tentang Bekasi diatas, kita dpat mengambil sebuah pelajaran yang sangat berharga, sebuah fakta yang sangat penting, dan juga sebagai bahan renungan khususnya kita sebagai pemuda yang akan menjadi generasi penerus Bangsa selanjutnya.

Pertama, kita dapat mengambil suatu pelajaran yaitu sikap pantang menyerah dan terus melakukan perlawanan kepada kaum penjajah, sehingga masyarakat Bekasi bersatu dan berhasil mencegah masuknya kembali kaum penjajah yang tidak lain adalah supaya bisa menguasai kembali Bumi Nusantara ini, meski harus melewati pertempuran yang menumpahkan darah. Jiwa Patriot yang tertanam dalam diri masyarakat Bekasi membuktikan bahwa tidak salah jika Bekasi diberi julukan sebagai Kota Patriot atau Tanahnya Para Pahlawan (Pejuang).

Kedua, fakta yang tidak akan pernah bisa dihilangkan dan tidak bisa disangkal oleh siapa pun bahwa dibalik keberhasilan dalam mencapai kemerdekaan Republik Indonesia serta usaha untuk mempertahankannya itu tidak lepas dari pengaruh Agama Islam. Umat Islam, terutama yang berada di Bekasi sangat gigih dalam usaha mempertahankan kemerdekaan. Hal ini terbukti dengan adanya tokoh ulama Bekasi yakni KH. Noer Alie, yang mempelopori "Spirit Jihad" untuk menghalau penjajah dengan cara menggerakkan seluruh umat Islam yang ada di Bekasi mulai dari Masjid-masjid hingga ke pesantren yang terletak di Bekasi untuk ikut serta dalam rangka Jihad fii sabilillah, mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Allahu Akbar!

Ketiga, dari sejarah membaranya jiwa patriotisme masyarakat Bekasi kita harus mengintropeksi diri. Kita renungkan sejenak dari sejarah tersebut bahwa ternyata jiwa patriotisme yang sudah mendarah daging didalam diri masyarakat Bekasi juga tidak lepas dari pengaruh sentuhan dan masuknya agama Islam ke tanah patriot ini, sehingga melahirkan tokoh ulama Islam yang senantiasa mengorbankan tenaga, harta, nyawanya sendiri untuk berda'wah dan berjihad di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala dengan cara membangun Masjid dan pesantren, serta melakukan perlawanan terhadap kaum yang telah tega mendzholimi umat Islam. Hal ini meupakan bentuk Jihad fii sabilillah. Salah satu dari tokoh-tokoh tersebut adalah KH. Noer Alie, yang sekarang namanya dipakai sebagai nama Jalan di Bekasi, ia juga telah membangun Masjid dan Pesantren At-Taqwa di Pondok Ungu semasa hidupnya, yang sekarang Masjid dan pesantren tersebut tetap istiqomah dalam meneruskan estafet da'wah beliau serta mencetak generasi yang Islami; generasi patriot di Bekasi. Semoga Allah meridhoinya, Aamiin.

Sebuah pertanyaan besar muncul tatkala kita melihat kondisi dan keadaan masyarakat Bekasi pada saat ini. "Masih adakah jiwa patriotisme yang telah tertanam sejak dulu? Serta bagaimana dengan 'Spirirt Jihad' yang membara didalam diri masyarakat Bekasi sekarang?" Jawabannya ada pada diri kita masing-masing, mari kia renungkan dan pikirkan bersama-sama! Dan yang sangat penting adalah jangan sampai kita lupa, atau sengaja melupakan, lebih parah lagi tidak peduli dengan sejarah kejayaan Bekasi; kejayaan umat Islam saat melawan kaum penjajah. Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda harus tetap berjuang di jalan Allah dalam bentuk apapun. Supaya seluruh umat Islam di negara kita tidak buta dengan sejarah bangsanya sendiri dan harus peduli kepada agamanya; Islam.
Allahu Akbar!

Semoga tulisan ini bermanfaat, khususnya bagi penulis pribadi dan untuk kita semua yang peduli dengan negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta untuk kalian semua yang belum mengetahui sekilas tentang Tanah Patriot, Bekasi. Terimakasih!

Salam Patriot!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Exquisite Lightweight Recipe for Sus Dry Cheese Vs Sus Dry Chocolate Special

This Dry Sus Cake is indeed yummy, so it is loved by many children and adults. This dry sus cake is best made as a snack when relaxing with the family, besides this elegant, sus sus snack is also suitable as a special Eid cake . To create dry, elegant sus can snacks in a variety of ways, here is a recipe for creating the most delicious sus sus dry snacks . There are two elegant recipe snacks for those of you who like salty cheese cake. Try the dry cheese sus cake and chocolate dry sus cake for those of you who like chocolate.   1. Recipe Sus Dry Cheese Ingredients Sus Dry Cheese flour 125 gr (medium protein) egg 3 eggs baking powder 1 teaspoon water 250 ml margarine 50 gr butter 50 g grated cheese 180 gr salt 1/2 tsp How to make a special dry cheese cake cook water with butter, margarine and salt while stirring, stirring until it boils. Turn off the heat. Then enter the flour gradually while stirring until blended, Turn on the fire again, cook ...

Sharkiyah (Bagian 1 s/d selesai)

Gumpalan awan gelap terseret angin menuju ke arah barat. Burung-burung gereja pulang ke sarangnya lebih awal. Sinar matahari hampir hilang karena terselimuti gumpalan awan nan gelap yang sudah tidak mampu menahan beban kegelisahan di atasnya. Di kota urban, sebagian manusia terburu-buru karena khawatir menemukan hujan di tengah perjalanan mereka. Sudah terlanjur basah, hujan menjadi kambing hitam dari setiap kekesalan para manusia. Tidak hanya hujan saja, apa pun bisa menjadi kambing hitam di mata manusia itu sendiri, karena baru-baru ini aku dengar kabar dari manusia bahwasannya mereka pandai sekali menjadikan sesuatu sebagai kambing hitam. Apa benar begitu? Menurut aturan  alam . Saat ini adalah jam 5 sore waktu Indonesia sebelah barat. Sepertinya akan terjadi hujan yang deras. Seorang anak perempuan dan membawa kantung yang terbuat dari plastik bekas berharap ada seorang yang memberi dan terus memberi, seperi tidak ada harapan lagi kecuali mengharapkan pemberian. Ibu-ib...

Alles Komt Goed

Aku menatap awan-awan berkeliaran terseret embusan angin Di tepi pantai, deburan ombak memecah kecemburuan Nelayan mulai pergi melaut memburu kebahagiaan Belahan jiwa dan buah hati menunggu ceria di surga kecil miliknya Aku masih tetap memandangi awan-awan, sekarang aku sendirian Mereka tau, aku pasti cemburu Tidak bisa ikut bersamanya Di hari yang paling indah—untuknya Aku sebal, awan-awan itu mengira aku cemburu Perhatikanlah, aku  hanya sedang menikmati tersiksa oleh derasnya rindu "Alles komt goed" —November Hasil terjemah ke bahasa Belanda : Ik keek naar de wolken die in de wind dwaalden Op het strand breken de golven jaloezie Vissers begonnen te vissen op geluk Zielsverwanten en kinderen wachten gelukkig in zijn kleine paradijs Ik staarde nog steeds naar de wolken, nu was ik alleen Ze weten dat ik jaloers moet zijn Ik kan niet met hem meegaan Op de mooiste dag - voor haar Ik ergerde me, de wolken dachten dat ik jaloers was Kijk, ik vind het gewo...