"Udah malem Beh! Tidur yuk!" pinta ku kepadanya dengan mata yang sudah berat.
"Kalo ente ngantuk tidur duluan aja, ane belom ngantuk Ki."
*
Hanya kalimat itu yang terakir aku dengar dari mulutnya. Malam itu kami berdua baru saja pulang ke asrama tempat kami menetap, sekitar pukul 01.00 waktu Indonesia bagian barat. Aku lelah sekali, ternyata acara kampus begitu padatnya hingga kami harus pulang larut malam.
Acara bulanan ini memang hukumnya wajib diikuti bagi seluruh mahasiswa asrama, termasuk kami berdua. Acara yang bertajuk 'Lailatul Arabiyah' memang sangat menarik dan unik, terutama bagi kami yang belum pernah mengikuti acara tersebut. Sampai kami pulang larut malam, karena mengikuti rangkaian acara dari awal sampai penutup. Seru!
Aku berjalan disamping kawanku, Behar. Seusai acara, kami langsung bergegas menuju asrama karena sudah lelah sekali dan ingin segara menyimpan sendi-sendi kami diatas kasur.
"Oiya Beh! Besok kan ada tugas kuliah yang mesti dikumpulin."
"Tugas yang mana?" ia heran.
"Ah, ayo ikut aku sekarang!" aku meraih tangannya dan bergegas menaiki anak tangga asrama.
Sesampainya di kamar, aku langsung menunjukkan tugas yang ku maksud. Namun, ia tidak terlihat panik sedikit pun.
"Oh yang ini toh, kirain apaan."
"Ente udah?" tanya ku penasaran.
"..."
Tidak ada jawaban. Namun ia hanya memandangi tugas yang terpampang di kertas A4 itu, dan aku memilih meregangkan sendi-sendi ku diatas kasur.
"Ane tuh belom paham tentang materi ini Beh!" sekarang aku merasa mata ku mulai berat.
"Tenang aja Ki"
"Tenang? ini tuh besok dikumpulin Beh tugasnya!"
Ia tidak memperdulikan perkataan ku. Lalu ia bergegas pergi keluar kamar dengan penuh kesantaian dan tanpa ada beban yang menghalanginya.
"Mau kemana?"
"Bikin kopi. Mau?"
"Engga deh, ngantuk!"
"Yaudah, lagian walaupun mau bikin aja sendiri hehehe" ia langsung bergegas menuju arah yang ia maksud.
Malam ini begitu lelah. Aku ingin segera memejamkan mata. Namun, Behar kembali dengan membawa secangkir kopinya kemudian ia mengambil tugas yang tadi aku tunjukkan kepadanya.
"Udah malem Beh! Tidur yuk!" pinta ku kepadanya dengan mata yang sudah berat.
"Kalo ente ngantuk tidur duluan aja, ane belom ngantuk Ki."
*
"Behar! dari tadi kemana aja sih? Ane cari-cari kok gaada."
"Ada kok! kenapa?"
"Makasih ya! ente udah ngerjain tugas ane semalem. Syukron."
"Hehe, itu sih belom seberape Ki. Oiya nanti malem ente sibuk gak?"
"Engga tuh?" aku heran.
"Makan nasi goreng yang didepan yuk?"
"Wah, ayo lah. Ente yang bayarin?"
"Apa? Enak aje, ente bayarin ane lah!!"
"..."
Komentar
Posting Komentar