Langsung ke konten utama

Tan Ek Tjoan; 2018

Roti Tan Ek Tjoan sejak 1921


Hallo, kawan ku! siapa pun anda yang sedang membaca blog ini, mau tidak mau, suka tidak suka, mulai saat ini anda telah resmi menjadi kawan saya. Setuju? (Setuju!)
Ada yang tau enggak? Roti dengan merek 'TAN EK TJOAN' ? Atau ada yang sudah pernah makan roti ini? Atau mungkin, kalian adalah salah satu penggemar roti ini?

Kali ini, saya akan berbagi informasi tentang makanan yang satu ini. Makanan yang terbuat dari adonan tepung ini memang sudah populer sejak jaman dahulu. Terutama di negara-negara eropa sana, yang sudah menjadi makanan sehari-hari warganya. Nah, kawan-kawan mesti tau loh... ternyata di Indonesia ada roti yang usianya sangat tua! salah satunya adalah roti  Tan Ek Tjoan ini, kawan! 

"Tan Ek Tjoan adalah salah satu merek roti tertua di Indonesia. Pendirinya, yang namanya dijadikan merek produk, Tan Ek Tjoan, adalah seorang pemuda keturunan Tionghoa. Dia merintis usaha ini di daerah Surya Kencana, Bogor pada 1921. Sejak saat itu usahanya berkembang cepat. Merek roti ini begitu populer bagi warga Jakarta dan Bogor.

Bung Hatta termasuk yang pernah mencicipinya. Pernah suatu ketika, seperti dikisahkan Mangil Martowidjojo dalam 'Kesaksian Tentang Bung Karno', dalam perjalanan dari Jakarta menuju Megamendung, Bung Hatta berhenti di depan Toko Roti Tan Ek Tjoan di Bogor. Alih-Alih masuk, dia menyuruh Sardi, pengawal Bung Karno, untuk beli roti. Dia memberikan uang Rp.5. Sardi pun membeli roti seharga Rp.3,75. Bung Hatta lalu melahapnya."

Roti ini memang sudah melegenda ya kawan! Bagaimana soal rasa? Jangan khawatir, soal rasa memang engga kalah sama roti-roti jaman now hehehe. Kalo engga percaya? Kawan-kawan bisa beli dan cobain rasanya yang enak serta aroma rotinya yang khas penuh histori dan wangi dari roti ini. Wajib dicoba ya! Kawan-kawan bisa menemukan para pedagang roti ini menggunakan gerobak sepeda berkeliaran di kawasan Jakarta, atau bisa langsung ke tokonya di Cikini.

Bagi kawan yang sedang melancong ke Jakarta, engga ada salahnya nyicip roti yang satu ini. Roti yang sudah melegenda dan masih tetap eksis sampai saat ini mungkin jarang diantara kawula muda menyantap roti ini. Sangat disayangkan jika kawan-kawan semua belum pernah menyicipi roti legendaris ini. Ayo buruan ke Jakarta & jangan lupa nyobain roti Tan Ek Tjoan yang melegenda ini, yang pernah dimakan juga oleh tokoh proklamator kita loh, Bung Hatta!

Jadi, itu saja informasi yang bisa saya bagikan karena saya pribadi salah seorang penikmat roti. Jangan terlewatkan ya kalo berkunjung ke Jakarta, ingat roti 'Tan Ek Tjoan'. Apalagi dimakannya berdua di Taman sambil nunggu matahari terbenam. So Sweet! loh?.

Oke lah, semoga bermanfaat! (bukan promosi ya, hehe)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Exquisite Lightweight Recipe for Sus Dry Cheese Vs Sus Dry Chocolate Special

This Dry Sus Cake is indeed yummy, so it is loved by many children and adults. This dry sus cake is best made as a snack when relaxing with the family, besides this elegant, sus sus snack is also suitable as a special Eid cake . To create dry, elegant sus can snacks in a variety of ways, here is a recipe for creating the most delicious sus sus dry snacks . There are two elegant recipe snacks for those of you who like salty cheese cake. Try the dry cheese sus cake and chocolate dry sus cake for those of you who like chocolate.   1. Recipe Sus Dry Cheese Ingredients Sus Dry Cheese flour 125 gr (medium protein) egg 3 eggs baking powder 1 teaspoon water 250 ml margarine 50 gr butter 50 g grated cheese 180 gr salt 1/2 tsp How to make a special dry cheese cake cook water with butter, margarine and salt while stirring, stirring until it boils. Turn off the heat. Then enter the flour gradually while stirring until blended, Turn on the fire again, cook ...

Sharkiyah (Bagian 1 s/d selesai)

Gumpalan awan gelap terseret angin menuju ke arah barat. Burung-burung gereja pulang ke sarangnya lebih awal. Sinar matahari hampir hilang karena terselimuti gumpalan awan nan gelap yang sudah tidak mampu menahan beban kegelisahan di atasnya. Di kota urban, sebagian manusia terburu-buru karena khawatir menemukan hujan di tengah perjalanan mereka. Sudah terlanjur basah, hujan menjadi kambing hitam dari setiap kekesalan para manusia. Tidak hanya hujan saja, apa pun bisa menjadi kambing hitam di mata manusia itu sendiri, karena baru-baru ini aku dengar kabar dari manusia bahwasannya mereka pandai sekali menjadikan sesuatu sebagai kambing hitam. Apa benar begitu? Menurut aturan  alam . Saat ini adalah jam 5 sore waktu Indonesia sebelah barat. Sepertinya akan terjadi hujan yang deras. Seorang anak perempuan dan membawa kantung yang terbuat dari plastik bekas berharap ada seorang yang memberi dan terus memberi, seperi tidak ada harapan lagi kecuali mengharapkan pemberian. Ibu-ib...

Alles Komt Goed

Aku menatap awan-awan berkeliaran terseret embusan angin Di tepi pantai, deburan ombak memecah kecemburuan Nelayan mulai pergi melaut memburu kebahagiaan Belahan jiwa dan buah hati menunggu ceria di surga kecil miliknya Aku masih tetap memandangi awan-awan, sekarang aku sendirian Mereka tau, aku pasti cemburu Tidak bisa ikut bersamanya Di hari yang paling indah—untuknya Aku sebal, awan-awan itu mengira aku cemburu Perhatikanlah, aku  hanya sedang menikmati tersiksa oleh derasnya rindu "Alles komt goed" —November Hasil terjemah ke bahasa Belanda : Ik keek naar de wolken die in de wind dwaalden Op het strand breken de golven jaloezie Vissers begonnen te vissen op geluk Zielsverwanten en kinderen wachten gelukkig in zijn kleine paradijs Ik staarde nog steeds naar de wolken, nu was ik alleen Ze weten dat ik jaloers moet zijn Ik kan niet met hem meegaan Op de mooiste dag - voor haar Ik ergerde me, de wolken dachten dat ik jaloers was Kijk, ik vind het gewo...