25 Januari 2018: Perpustakaan Nasional RI Pagi itu. Sebagian warga Bekasi baru saja menunaikan sholat subuh, beberapa pengemudi kendaraan bermotor mulai memadati jalanan. Entah karena urusan pekerjaan, pendidikan, perekonomian, atau urusan dunia lainnya yang terlanjur menjadi alasan mereka untuk berada diatas jalan saat pagi menjelang. Entah lah, itu adalah urusan yang rumit sepertinya? Udara pagi yang merangsak masuk melalui celah-celah jendela kamar. Rumah yang tak begitu luas dan lebar, namun mampu menampung satu keluarga: kedua orang tua, serta tiga orang anaknya yang menjadi sebuah harapan. Tambun, adalah desa yang cocok bagi mereka untuk melanjutkan hiruk pikuk kehidupan yang kompleks disana. Suara kereta yang sedang melintas, disaat pagi begitu jelas terdengar. Mungkin, ini lah sebagian dari kemurnian kehidupan di pinggiran Ibu Kota: Subuh kala itu masih begitu sunyi, suara kereta melintas dan udara pagi yang lumayan sejuk. Lumayan . Pemuda yang tumbuh di pinggiran ibu k...
Lelaki biasa; bukan ekspatriat.